"Ada Parkland yang aktivitasnya sudah semakin menurun dan ternyata dari PT PWI sendiri ingin mengembangkan lokasi itu. Apakah sebagai pusat industri, pusat residensial, rumah sakit ataupun mall, peluangnya masih terbuka," ujarnya kepada wartawan.
Kata Zaldi Dhuhana, memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh rencana pengembangan usaha dari pabrik yang sebelumnya memproduksi sepatu tersebut. Sebab, dampaknya bisa membuka peluang penyerapan tenaga kerja dengan memanfaatkan lahan seluas 15 hektare, sehingga menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Selama itu bisa membuka bisnis baru dan membuka peluang tenaga kerja baru, penambahan pajak usaha baru, tentunya kita akan support full. Dulu pernah ada pabrik sepatu di situ tapi kemudian karena permasalahan UMK, akhirnya sebagian pindah ke Jawa," terangnya.
Dewan Penasehat PT PWI 1, Kim Soong, bahwa kedatangan pihaknya ke Pemkab Serang bertujuan untuk berkonsultasi terkait administrasi kebijakan serta perizinan.
Menurutnya, lahan yang sudah lama tidak dimanfaatkan akan dikembangkan kembali untuk usaha baru.
“Jadi kami hari ini mengumpulkan kebijakan bagaimana mengembangkan tanah yang sudah lama tidak dikembangkan. Kami juga mencari momentum untuk menciptakan lapangan kerja,” ujar Kim.
Ia menjelaskan, pengembangan usaha tersebut diyakini akan berdampak positif bagi daerah, baik dari sisi pendapatan pajak maupun penyerapan tenaga kerja lokal.
“Saya yakin ini akan menjadi sumber pajak daerah. Mudah-mudahan proyek ini bisa memberikan sumbangan terhadap perkembangan ekonomi secara komprehensif,” jelasnya.
suta team


