Iklan

*Atasi Genangan di Babakan Timur, Pembangunan Drainase Terintegrasi Jadi Prioritas Utama Musrenbang*

Metro Nusantara
Kamis, 22 Januari 2026, 13.24.00 WIB Last Updated 2026-01-22T06:24:02Z




Halaman Kantor Kelurahan Babakan berubah menjadi ruang dialog yang dinamis pada Kamis pagi (22/01/2026). 


Di bawah naungan langit cerah, jajaran aparatur pemerintah, wakil rakyat, dan tokoh masyarakat bersinergi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan guna merajut cetak biru masa depan wilayah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Musrenbang tahun ini menjadi momentum krusial dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. 


Dengan mengusung tema besar "Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan", Kelurahan Babakan menegaskan komitmennya untuk menggeser paradigma pembangunan dari sekadar fisik menuju penguatan ekosistem ekonomi lokal.


Lurah Babakan, Hj. Muawanah, S.Pd.SD., M.I.P., secara lugas memaparkan 83 usulan pembangunan yang telah melalui proses kurasi ketat.


Prioritas utama tahun ini mencakup transformasi infrastruktur dasar, seperti pembangunan drainase terintegrasi di wilayah Babakan Timur untuk mengatasi genangan, program bedah rumah (RTLH), hingga akselerasi pemberdayaan UMKM.


"83 usulan ini adalah kristalisasi dari harapan warga. Kami menitipkan aspirasi ini agar tercipta sinergi yang kokoh antara legislatif dan eksekutif. Kami ingin suara warga tidak sekadar berakhir di catatan meja, melainkan termanifestasi dalam pembangunan nyata," tegas Hj. Muawanah di podium.


Kehadiran para pemangku kebijakan menambah bobot strategis pertemuan ini. Tampak hadir jajaran anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Dapil 6, di antaranya Fikri Faiz Muhammad (F-Golkar) dan Abdul Kodir (F-Gerindra), serta anggota DPRD Provinsi Banten, Muklis (F-PDIP). 


Turut mengawal jalannya diskusi, Camat Legok, H. M. Yusuf Fachroji, S.STP., M.Si, yang mempertegas dukungan penuh pihak kecamatan terhadap inisiatif di tingkat akar rumput.


Salah satu catatan emas yang menjadi sorotan adalah keberhasilan Kelurahan Babakan dalam menggerakkan Program Bedah Rumah Swadaya. 


Sejak 2022, tercatat 20 unit rumah tidak layak huni berhasil direnovasi total tanpa menyentuh dana APBD, sebuah bukti nyata kekuatan gotong royong dan kemandirian masyarakat Babakan.


Melampaui pembangunan fisik pemukiman, Hj. Muawanah memberikan penekanan khusus pada rencana Revitalisasi Pasar Legok. Proyek ini diproyeksikan menjadi episentrum baru pertumbuhan ekonomi warga. 


Selain itu, aspek kenyamanan pelayanan publik juga menjadi perhatian dengan rencana penataan fasilitas kantor kelurahan, termasuk penyediaan area parkir yang lebih representatif.


"Visi kami jelas, menjadikan Babakan wilayah yang tangguh secara infrastruktur dan mandiri secara finansial. Revitalisasi pasar dan penguatan UMKM adalah kunci utama bagi pertumbuhan yang berkelanjutan," tutup Hj. Muawanah dengan optimis.


Pertemuan ini diakhiri dengan kesepahaman bersama bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan jembatan emas untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Urip

Komentar

Tampilkan

  • *Atasi Genangan di Babakan Timur, Pembangunan Drainase Terintegrasi Jadi Prioritas Utama Musrenbang*
  • 0

Terkini